Pasang Iklan Gratis

Ini yang terjadi pada tubuh bila berhenti konsumsi gula

  Gula merupakan salah satu bahan pangan yang berguna untuk menambah cita rasa masakan atau makanan menjadi manis dan sedap.

Setiap orang bisa memutuskan seberapa banyak gula dikonsumsi atau bahkan berhenti mengonsumsi.

Beberapa orang mungkin justru menghindari atau berhenti konsumsi gula dengan tujuan tertentu. Ternyata, keputusan itu bisa berdampak pada tubuh.

Lantas, apa saja yang terjadi pada tubuh jika berhenti konsumsi gula?

11 dampak jika berhenti konsumsi gula

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut setidaknya 11 dampak yang akan terjadi pada tubuh jika berhenti mengonsumsi gula:

1. Kesehatan metabolisme meningkat

Seseorang yang berhenti mengonsumsi gula, dapat membuat kesehatan metabolisme tubuhnya menjadi lebih baik.

Ahli diet Danielle Crumble Smith menyebut bahwa kadar insulin dalam tubuh menjadi lebih stabil dengan menghilangkan asupan gula.

“Dengan menghilangkan gula, kadar insulin Anda menjadi lebih stabil, mengurangi risiko terjadinya resistensi insulin dan membantu kesehatan metabolisme secara keseluruhan,” ungkap Smith dikutip dari EatThis.

2. Berat badan berkurang

Ketika berhenti mengonsumsi gula dari pola makan, maka seseorang akan menerima asupan kalori yang lebih sedikit.

Sebagai informasi, kalori merupakan faktor penyebab kenaikan berat badan yang bisa memicu terjadinya obesitas.

Konsumsi gula yang sering juga dapat memicu siklus kadar gula darah tinggi dan rendah, sehingga bisa menyebabkan keinginan untuk mengonsumsi lebih banyak gula.

“Dengan mengurangi gula, Anda menstabilkan kadar gula darah, yang secara alami membantu mengurangi nafsu makan dan mempermudah penerapan pola makan seimbang,” terang Smith.

3. Mengurangi tingkat peradangan tubuh

Smith mengatakan, berhenti mengonsumsi gula atau menguranginya dapat membantu tubuh terhindar dari peradangan kronis.

Jika tidak dicegah, peradangan tersebut kemudian dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit kronis, seperti radang sendi, penyakit jantung, dan kanker tertentu.

4. Kulit menjadi terlihat lebih cerah

Smith mengungkapkan, gula bersifat inflamasi yang kemudian dapat memperburuk kondisi kulit seperti muncul jerawat, serta memicu penuaan dini.

“Gula juga dapat menyebabkan penuaan kulit akibat proses glikasi, dimana molekul gula menempel pada protein di kulit, menyebabkan hilangnya elastisitas dan kerutan,” jelas.

“Mengurangi asupan gula dapat meningkatkan kejernihan kulit dan memperlambat proses penuaan terkait peradangan dan glikasi,” Sambungnya.

5. Kualitas tidur menjadi lebih baik

Asupan gula diketahui dapat mempengaruhi produksi dan pengaturan hormon seperti serotonin dan melatonin.

Kedua hormon tersebut memainkan peran penting dalam menjaga kualitas tidur seseorang.

Smith menambahkan, kualitas tidur menjadi makin parah jika mengonsumsi gula seperti minuman manis dan camilan sebelum tidur.

6. Suasana hati menjadi lebih buruk

Seseorang akan merasa mudah tersinggung, cemas, dan rewel ketika pertama kali berhenti mengonsumsi gula.

Smith mengatakan, dampak tersebut dikarenakan berhenti konsumsi gula dapat memengaruhi kadar gula darah di dalam tubuh.

“Meskipun ‘tingginya gula’ di awal dapat menyebabkan peningkatan suasana hati sementara, penurunan gula darah selanjutnya dapat menyebabkan gangguan suasana hati, yang berpotensi meningkatkan perasaan cemas,” katanya.

Tak hanya itu, berhenti mengonsumsi gula juga dapat merusak bahan kimia otak seseorang yang mengganggu keseimbangan neurotransmitter kesenangan dan rasa dihargai.

7. Menurunkan risiko penyakit jantung

Diketahui, penyakit jantung adalah salah satu dari sejumlah penyebab kematian dini di dunia.

Oleh karena itu, apabila berhenti mengonsumsi gula, akan mengurangi kadar trigliserida yang kemudian membantu menjaga kesehatan jantung dalam kondisi baik.

“Bersamaan dengan kolesterol, tubuh Anda membuat zat yang disebut trigliserida, yang seperti lemak darah ‘halus’ yang dapat menyebabkan penyumbatan dan sejumlah masalah terkait lainnya,” tutur ahli diet Annette Snyder.

8. Kesehatan usus lebih terjaga

Menghentikan atau membatasi asupan gula dapat memberikan manfaat untuk menjaga kesehatan usus, karena keseimbangan bakteri baik di usus lebih terjaga.

“Bakteri di usus kita melindungi saluran pencernaan kita dan berfungsi sebagai garis pertahanan pertama melawan penjajah,” ucap Snyder.

0 Response to "Ini yang terjadi pada tubuh bila berhenti konsumsi gula"

Post a Comment