Pasang Iklan Gratis

Dedi Mulyadi yakin Susi Pudjiastuti lolos 'fit and proper test' OJK

 Pemegang saham pengendali Bank BJB sekaligus Gubernur Jabar Dedi Mulyadi optimistis pencalonan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (PKP) Susi Pudjiastuti akan mulus dalam proses fit and proper test di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dedi Mulyadi mengatakan sosok Susi sekaligus Eydu Oktain Panjaitan yang merupakan Kepala Kanwil BPK Jabar merupakan sosok yang berintegritas dan tepat bagi industri perbankan.

“Bagi pengelola keuangan dan komisaris keuangan harus orang-orang yang memiliki integritas, jadi saya sangat percaya Bu Susi memiliki integritas sebagai komisaris,” katanya usai RUPST Bank BJB Tahun 2025 di Gedung Pakuan, Bandung

Usai ditetapkan dalam RUPST, Susi dan Eydu akan mengikuti prosedur resmi di OJK. Berbeda dengan pengajuan Mardigu Wowiek dan Helmy Yahya yang gagal di fit and proper test, kali ini Dedi Mulyadi yakin.

“Tinggal mengikuti prosedurnya yang ditentukan OJK dan saya yakin lulus. Optimis, masa orang berintegritas tidak lulus,” katanya.

Dedi juga kembali mengungkit soal tawarannya ditolak oleh Susi terkait dengan posisi komisaris, namun setelah dibujuk akhirnya bersedia.

“Ibu Susi, saya sudah menyampaikan itu adalah Ratu Laut Kidul. Walaupun memang Ratu Laut Kidul itu ganas, tapi ganasnya di laut, kalau di hutan kan takluk sama Prabu Siliwangi,” ujarnya berseloroh.

Terkait dengan para direksi yang baru diangkat, KDM—sapaan akrabnya kembali melanjutkan mempercayakan kalangan internal untuk memimpin, salah satunya menetapkan Ayi Subarna sebagai direktur utama.

“Jajaran direksi juga ditetapkan berdasarkan jenjang karir di BJB. Mereka saya lihat orang baik saya mendorong mereka berkarir mengelola bank dengan baik,” ujarnya.

Fokus memilih jajaran internal Bank BJB sebagai direksi menurutnya belajar dari pengalaman buruk pengelolaan BJB.

“Kita punya pengalaman ketika berasal dari luar punya konektivitas di luar, maka kita menjadi korban yang dirugikan,” pungkasnya.

Bank BJB membukukan laba bersih tahun berjalan secara konsolidasi senilai Rp1,58 triliun pada 2025. Raihan tersebut meningkat 8,86% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan perolehan tahun sebelumnya sebesar Rp1,455 triliun.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia, raihan laba tersebut didorong oleh pendapatan bunga yang tumbuh 7,69% YoY menjadi Rp17,09 triliun hingga akhir 2025.

0 Response to "Dedi Mulyadi yakin Susi Pudjiastuti lolos 'fit and proper test' OJK"

Post a Comment