Pasang Iklan Gratis

Kata Chivu usai mimpi buruk di titik putih: Inter tumbang, Bologna ke final Supercoppa Italia lagi

 Pelatih Inter Milan Cristian Chivu mengakui anak asuhnya tak beruntung saat didepak Bologna di semifinal Supercoppa Italia melalui adu penalti 4-3 (1-1).

Laga yang berlangsung di Al-Awwal Park, Sabtu 20 Agustus 2025 dini hari WIB sebenarnya menempatkan Inter sebagai unggulan sejak awal.

Namun gagal mencetak banyak gol Inter harus mendapati kenyataan mereka tidak beruntung di babak tos-tosan hingga akhirnya tersingkir.

"Adu penalti itu seperti bermain lotere [...] karena ini adalah sesuatu yang tidak bisa dilatih, emosional di dalam situasi pertandingan tidak dapat dipelajari," ujar Chivu usai laga.

Inter yang memasang Ange Bonny dan Marcus Thuram di lini depan. Langsung memperlihatkan dampaknya di awal laga.

Baru dua menit laga berjalan, Thuram mencatatkan namanya di papan skor. Alessandro Bastoni merebut bola dari Riccardo Orsolini dan menusuk dari sisi kiri.

Crossing dilepaskan ke tiang jauh dan disambut sepakan voli Thuram yang menjebol jala Bologna. Skor 1-0.

Bologna yang merupakan juara Coppa Italia musim ini tersengat untuk balik menekan pertahanan Inter. Mereka berani bermain terbuka.

Hingga akhirnya Inter dihukum penalti pada menit 35 karena handball Yann Bisseck yang coba membuang bola. Orsolini tanpa kesulitan mengecoh Martinez untuk membuat skor 1-1.

Di babak kedua Chivu menilai anak asuhnya bermain lebih baik namun Bologna tampak lebih siap menghadapi pertandingan ini.

"Kami sebenarnya bermain lebih baik di babak kedua," tegas Chivu.

Ada sebuah momen kontroversial ketika Inter mendapatkan penalti, yang kemudian dibatalkan setelah wasit meninjau melalui VAR.

Ange Bonny dinilai sengaja mengulurkan kakinya untuk berbenturan dengan Torbjorn Heggem sehingga dibatalkan wasit.

"Saya tidak membahas (penalti) itu lebih lanjut karena ada VAR yang membuktikan," ujar Chivu.

Lautaro Martinez dimasukkan di menit ke-71 untuk menambah daya gedor, tapi upaya itu sia-sia. Sang striker tidak memberikan dampak signifikan.

Skor 1-1 bertahan sehingga pemenang ditentukan lewat adu penalti. Di babak tos-tosan, cuma dua penendang Inter sukses yakni Lautaro dan Bastoni, eksekutor pertama serta kelima.

Dari kubu Bologna, Ciro Immobile memastikan kemenangan timnya dengan skor 3-2 dan akan bertemu Napoli di partai final Piala Super Italia 2025.

"Kami harus tetap maju, tidak ingin membahas kekalahan ini lebih banyak lagi, apa yang bisa kami lakukan ke depan, itu saja," ungkap Chivu.

Inter mengikuti jejak tim sekota, AC Milan, yang kandas di semifinal dikalahkan Napoli dengan skor 2-0 sehari sebelumnya. 

0 Response to "Kata Chivu usai mimpi buruk di titik putih: Inter tumbang, Bologna ke final Supercoppa Italia lagi"

Post a Comment